Gejala Depresi Postpartum

Gejala Depresi Postpartum  – Depresi postpartum adalah depresi yang diderita oleh seorang ibu setelah melahirkan. Gejala depresi postpartum yang bermunculan juga bervariasi, namun Gejala Depresi Postpartum  yang paling sering dialami diantaranya rasa takut, sedih, mudah tersinggung, sering menangis, nyeri kepala, perasaan tidak mampu dalam mengurus bayi dan lain-lain.

Gejala Depresi Postpartum

Gejala Depresi Postpartum

Depresi Postpartum

Pada awalnya Gejala Depresi Postpartum tersebut tidak terlalu mencolok, namun dalam waktu lama dapat menimbulkan gejala yang serius, diantaranya terus menerus lelah, tidak menikmati hidup, emosi yang membeku, menarik diri dari keluarga dan lingkungan, tidak memperhatikan bayi, tidak mampu berkonsentrasi dan sulit tidur.

Depresi pasca melahirkan tidak boleh dibiarkan terus menerus karena akan menimbulkan masalah dalam keluarga. Dampak dari sindrom pasca melahirkan yang dialami ibu bisa menyebabkan gangguan mental yang menetap, terutama jika tidak segera diatasi. Selain itu ibu juga tidak bisa mengurusi bayinya, sehingga bayi terlantar dan akan mempengaruhi kesehatan bayi karena keterbatasan upaya pemberian ASI. Kondisi itu pun juga akan mempengaruhi keharmonisan hubungannya dengan suaminya.

Gejala Depresi Postpartum ini bisa berlangsung hingga masa postpartum usai yaitu 40 hari. Jika melebihi masa itu maka bisa di tengarai kemungkinan terjadinya gangguan psikologis yang menetap. Untuk itu penanganannya membutuhkan bantuan baik dari dokter spesialis obstetri maupun psikiatri.

Gejala Depresi Post Partum

Depresi adalah salah satu gangguan psikis yang harus dipertimbangkan sebagai salah satu bentuk psikopatologi yang baisanya sering mendahului dari terjadinya kasus bunuh diri, sehingga kebanyakan kasus berakhir dengan jalan kematian. Gejala depresi biasanya muncul bersamaan dengan gejala stress dan kecemasan.

Selain itu, manifestasi dari kedua jenis gangguan ini biasanya lebih lanjut dan sering muncul sebagai salah satu bentuk keluhan yang umum terjadi misalnya adalah :

  1. Susah tidur
  2. Merasa bersalah
  3. Mengalami kelelahan
  4. Susah berkonsentrasu
  5. Dan berpikir untuk bunuh diri

Keluhan dan juga gejala depresi postpartum ini biasanya tidak berbeda dengan kelainan yang terjadi pada jenis depresi yang lain. Hal yang paling mengkhawatirkan juga tidak jauh berbeda dengan apa yang terjadi pada kelainan depresi yang lain. Selain itu, hal yang paling utama mengkhawatirkan adalah dalam bentuk pikiran ingin mengakhiri hidup, waham-waham paranoid, dan juga ancaman kekerasan yang terjadi pada anak-anaknya.

Namun dibandingkan dengan jenis gangguan depresi yang umum, depresi postpartum biasanya mempunyai karakteristik tersendiri antara lain adalah :

  1. Mengalami mimpi buruk. Biasanya hal ini terjadi saat sedang btidur REM. Karena mengalami mimpi yang sangat menakutkan, dan selain itu individu yang biasanya sering bangun di malam hari yang bisa mengakibatkan terjadinya insomnia.
  2. Insomnia atau susah tidur biasnaya muncul sebagai bentuk gejala suatu gangguan yang lain yang mendasarinya misalnya adalah mengalami kecemasan dan juga depresi atau juga mengalami gangguan emosi yang lain yang terjadi di dalam hidup manusia.
  3. Mengalami fobia
    Biasanya hal ini terjadi ditandai dengan rasa takut yang tidak masuk diakal pada suatu benda dan suatu keadaan yang bisa dihilang atau bisa juga ditekan pasien. Biarpun hal itu sudah diketahui tidak rasional. Ibu yang melahirkan dengan proses caesar biasanya sering merasakan kembali dan juga mengingat mengenai kelahiran yang sedang dijalaninya. Biasanya mereka akan merasakan perasaan emosi yang bervariasi. Keadaan yang seperti ini akan dimulai dengan syok dan juga tidak percaya mengenai apa yang sudah dilewatinya. Wanita yang mengalami proses caesar biasanya akan melahirkan dengan bedah caesar juga untuk kehamilan yang selanjutnya. Dan hal ini akan menimbulkan rasa takut pada diri mereka mengenai alat operasi serta jarum.
  4. Kecemasan atau ketegangan
    Untuk gejala depresi postpartum yang lainna adalah rasa tidak aman dan khawatir akan muncul mengingat suatu hal yang terjadi dan tidak menyenangkan. Namun sumbernya pada sebagian besar hingga saat ini tidak diketahui secara pasti.
  5. Meningkatkan sensitivitas
    Pada periode setelah melahirkan yang berhubungan dengan banyak sekali bentuk penyesuaian diri dan juga pembiasaan diri. Biasanya bayi harus diurus, dan ibu juga harus pulih kembali dari proses persalinan anak untuk bisa merawat bayinya. Selain itu, ibu harus belajar puas dan lebih bahagia akan dirinya sendiri.
  6. Perubahan mood
    Untuk kasus gejala depresi postpartum biasanya akan muncul dengan gejala seperti nafsu makan yang menurun, sedih dan murung, merasa bahwa dirinya tidak berharga, cepat emosi, mengalami kelelahan, insomnia atau susah tidur, mengalami anoreksia dan masih banyak lagi.

Dalam melakukan penatalaksanaan depresi postpartum ini sebaiknya singkirkanlah penyebab fisik untuk gangguan mod misalnya adalah kelainan pada tiroid, dan penyakit anemia. Selain itu juga evaluasi awal dan termasuk salah satunya adalah riwayat kesehatan dengan lebih menyeluruh, pemeriksaan fisik, serta tes lab yang harus dilakukan dengan rutin. Tingkat dari keparahan suatu penyakit biasanya akan menentukan pengobatan atau penanganan terapi yang lebih tepat lagi.

Strategi pengobatan dalam bentuk non-farmakologis biasanya berguna atau berfungsi bagi wanita dengan gejala depresi yang ringan dan juga untuk kasus yang sedang. Psikoterapi dalam bentuk individu atau juga dalam bentuk kelompok misalnya adalah kognitif dalam hal perilaku serta terapi interpersonal adalah salah satu cara yang paling efektif yang bisa dilakukan.

Gejala Depresi Postpartum


=====================================

>>> Propolis Melia Nature Untuk Mengatasi Depresi dan Penyakit Lainnya, Klik Detail Disini!!
=====================================


This entry was posted in Depresi and tagged , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>