Masalah Depresi

Masalah Depresi – Pada suatu saat, hampir semua orang mengalami beberapa bentuk depresi. Dalam kenyataan. Depresi adalah kondisi kesehatan mental yang tersebar luas. Masalah depresi merupakan masalah social dan pribadi yang signifikan. Bila Anda tertekan,  Anda merasa lelah, kecil hati, sedih dan tanoa harapan-seolah-olah Anda terjebak dalam waktu. Mungkin Anda mengalami kekecewaan, luka emosional, apatis, dan mengalami masalah dengan tidur dan makan. Ada dua klasifikasi dari masalah depresi klinis biologis (mengakar dalam kimia tubuh dan membutuhkan pengobatan) dan psikologis (berdasar pada faktor-faktor emosional). Gejala-gejalanya  sedikit berbeda. Depresi merupakan suatu kekacauan emosional yang serius.

Masalah Depresi

Masalah Depresi

Depresi

Depresi merupakan salah satu penderitaan yang sangat besar yang setiap manusia mengalaminya, depresi merupakan bagian dari stress berat yang tidak mampu lagi ditahan.

Menurut Rice P.L (1992), beliau mengungkapkan bahwa depresi adalah bagian dari perubahan mood atau perasaan seseorang yang berlangsung dalam waktu yang cukup lama akibat dari stress berat.

Orang yang mengalami depresi umumnya akan merasa kehilangan kebahagiaan, kehilangan selera makan, kondisi tubuh yang semakin menurun hingga menyebabkan mudahnya penyakit masuk ke dalam tubuh.

Ada banyak hal yang membuat seseorang mudah mengalami depresi yang umumnya disebabkan dan timbul dari diri sendiri. Berikut bebeapa faktor penyebab yang menimbulkan depresi, antara lain :

1. Kepribadian yang mudah rapuh

Setiap manusia pastinya mengalami depresi, stres berat yang tidak tertahankan, namun sulit diluapkan. Depresi yang timbul dari diri sendiri yang dialami seseorang juga dapat membuat pribadi diri itu sendiri menjadi mudah rapuh dan tak sedikit orang mengalami perubahan secara psikologis, seperti sering melamun, menjadi pribadi yang pendiam, mudah marah, tempramental dll.

2. Kemarahan yang tertahan dalam hati

Setiap manusia memiliki sifat marah, namun tak semua orang mudah meluapkan rasa marah, emosi. Umumnya wanita sering menyimpan rasa marah dalam hatinya, sehingga kemarahan yang tertahan justru menjadi bumerang baginya yang membuat dirinya mudah stress dan depresi.

3. Pola berfikir negatif yang selalu berkembang

Orang yang mudah mengalami rasa stress dan depresi, biasanya akan muncul pola berfikir negatif tentang suatu hal yang sedang dihadapi. Sehingga timbul perasaan bahwa hidupnya tidak merasa lebih baik atau tidak mengalami perubahan yang kearah yang lebih baik dari sebelumnya.

4. Faktor medis karena suatu penyakit

Depresi juga dapat timbul karena beberapa latar belakang yang disebabkan oleh faktor medis, misalnya mengidap suatu penyakit berat yang tak kunjung sembuh misalnya adalah penyakit diabetes atau jenis penyakit kronis lainnya. Depersi juga tibul karena beberapa jenis pengobatan yang mengakibatkan kelainan pada perubahan sistem neurotransmitter, monoamine terutama serotonin, adrenalin, dan dopamin yang berhubungan dengan munculya stress.

Pikiran-pikiran bunuh diri, dan bahkan pecobaan-percobaan bukan hal yang tidak umum dengan masalah depresi. Perubahan-perubahan emosi dan tingkah laku yang terjadi sering disertai dengan keyakinan orang yang tertekan bahwa ia tidak mampu dan tanpa dinilai, bahwa dunia berbahaya, dan oleh sebab itu hidup adalah tanpa harapan. Pola pikiran ini mengarah pada beberapa orang yang tertekan untuk  mempertimbangkan bunuh diri.

depres-ts-dalam

Perasaan-perasaan yang menyertai depresi mungkin  memenjarakan Anda dari mencari bantuan yang Anda butuhkan. Mungkin Anda merasa malu dan takut ditolak. Bila masalah depresi berlanjut untuk sementara waktu, mingkin Anda malu atau gelisah dan mencoba untuk menjaga orang lain menyadari bahwa Anda tertekan. Secara tidak menguntungkan, ini dapat menunda tindakan yang diperlukan untuk penyembuhan.  Gejala yang paling umum  dari depresu adalah ketidakmampuan membebaskan dari kegelisahan dan suasana-suasan yang tertekan, mungkin Anda merasa seduh, menangis atau Anda tiak mampu menangis. Mungkin Anda berpikir “saya tidak bahagia dan selali merasa muram.”

Masalah depresi mempunyai sejumlah gejala yang berdampak pada tindakan-tindakan , perasaan-perasaan, pikiran-pikiran, dan proses tubuh.  Gejala-gejala fisik cederung untuk menyertai depresi biologis waktu menjawab lebih lambat, perub ahan nafsu makan atau berat badan, maqsalah-masalah tidur, kehilangan ketertarikan atau kesenangan dalam aktivitas-aktivitas biasa (termasuk seks).

Gejala Depresi

Gejala-gejala yang umumnya dikaitkan dengan depresi psikologis termasuk perasaan-perasaan putus asa, kurang percaya diri, dan layak diri, pemikiran negative, distorsi-distorsi kognitif, memandang dan memjusatkan perhatian pada hal-hal yang negative, kebimbangan pikiran-pikiran bunuh diri. Hal yang umum bila merasa sedih , apatis, khawatir dan seringkali merasa salah. Proses pikiran itu didominasi  oleh pandanga negative pada diri sendiri, dunia dan orang lain.

Beberapa gejala mungkin menyertai dua tipe depresi : konsentrasi yang buruk dan ingatan yang burik (pelupa),  hipokandria, penyalahgunaan obat/alkohol; kepekaan emosi yang berlebihan, dan suasana hati yang cepat berubah.  Bila Anda merasa tertekan atau gelisah, Anda cenderung untuk berpikir tentang diri sendiri dan hidup Anda secara negative, pesimis. Pola-pola pikiran Anda yang negative, sesungguhnnya mempengaruhi Anda merasa lebih tertekan dan lebih gelisah. Memikirkan masalah-masalah dengqan cara ini agaknya menambah depresi. Keyakinan-keyakinan dan pikiran-pikiran Anda merupakan pengaruh  yang sangat kuat dalam menciptakan dan menentukan perasaan-perasaan Anda. Anda dapat mulai mengurangi depresi dan mengalami perasaan-perasaan yang lebih besar akan harga diri jika Anda mengubah pikiran Anda pada pola yang lebih positif dan  realistis.

Itulah Informasi mengenai depresi dan cara mengatasi depresi. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda semua.

Masalah Depresi


=====================================

>>> Propolis Melia Nature Untuk Mengatasi Depresi dan Penyakit Lainnya, Klik Detail Disini!!
=====================================


This entry was posted in Depresi and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>