Masalah Depresi

Pada suatu saat, hampir semua orang mengalami beberapa bentuk depresi. Dalam kenyataan. Depresi adalah kondisi kesehatan mental yang tersebar luas. Masalah depresi merupakan masalah social dan pribadi yang signifikan. Bila Anda tertekan,  Anda merasa lelah, kecil hati, sedih dan tanoa harapan-seolah-olah Anda terjebak dalam waktu. Mungkin Anda mengalami kekecewaan, luka emosional, apatis, dan mengalami masalah dengan tidur dan makan. Ada dua klasifikasi dari masalah depresi klinis biologis (mengakar dalam kimia tubuh dan membutuhkan pengobatan) dan psikologis (berdasar pada faktor-faktor emosional). Gejala-gejalanya  sedikit berbeda. Depresi merupakan suatu kekacauan emosional yang serius.

Pikiran-pikiran bunuh diri, dan bahkan pecobaan-percobaan bukan hal yang tidak umum dengan masalah depresi. Perubahan-perubahan emosi dan tingkah laki yang terjadi sering disertai dengan keyakinan orang yang tertekan bahwa ia tidak mampu dan tanpa dinilai, bahwa dunia berbahaya, dan oleh sebab itu hidup adalah tanpa harapan. Pola pikiran ini mengarah pada beberapa orang yang tertekan untuk  mempertimbangkan bunuh diri.

depres-ts-dalam

Perasaan-perasaan yang menyertai depresi mungkin  memenjarakan Anda dari mencari bantuan yang Anda butuhkan. Mungkin Anda merasa malu dan takut ditolak. Bila masalah depresi berlanjut untuk sementara waktu, mingkin Anda malu atau gelisah dan mencoba untuk menjaga orang lain menyadari bahwa Anda tertekan. Secara tidak menguntungkan, ini dapat menunda tindakan yang diperlukan untuk penyembuhan.  Gejala yang paling umum  dari depresu adalah ketidakmampuan membebaskan dari kegelisahan dan suasana-suasan yang tertekan, mungkin Anda merasa seduh, menangis atau Anda tiak mampu menangis. Mungkin Anda berpikir “saya tidak bahagia dan selali merasa muram.”

Masalah depresi mempunyai sejumlah gejala yang berdampak pada tindakan-tindakan , perasaan-perasaan, pikiran-pikiran, dan proses tubuh.  Gejala-gejala fisik cederung untuk menyertai depresi biologis waktu menjawab lebih lambat, perub ahan nafsu makan atau berat badan, maqsalah-masalah tidur, kehilangan ketertarikan atau kesenangan dalam aktivitas-aktivitas biasa (termasuk seks).

Gejala-gejala yang umumnya dikaitkan dengan depresi psikologis termasuk perasaan-perasaan putus asa, kurang percaya diri, dan layak diri, pemikiran negative, distorsi-distorsi kognitif, memandang dan memjusatkan perhatian pada hal-hal yang negative, kebimbangan pikiran-pikiran bunuh diri. Hal yng umum bila merasa sedih , apatis, khawatir dan seringkali merasa salah. Proses pikiran itu didominasi  oleh pandanga negative pada diri sendiri, dunia dan orang lain.

Beberapa gejala mungkin menyertai dua tipe depresi : konsentrasu yang buruk dan ingatan yang burik (pelupa),  hipokandria, penyalahgunaan obat/alkohol; kepekaan emosi yang berlebihan, dan suasana hati yang cepat berubah.  Bila Anda merasa tertekan atau gelisah, Anda cenderung untuk berpikir tentang diri sendiri dan hidup Anda secara negative, pesimis. Pola-pola pikiran Anda yang negative, sesungguhnnya mempengaruhi Anda merasa lebih tertekan dan lebih gelisah. Memikirkan masalah-masalah dengqan cara ini agaknya menambah depresi. Keyakinan-keyakinan dan pikiran-pikiran Anda merupakan pengaruh  yang sangat kuat dalam menciptakan dan menentukan perasaan-perasaan Anda. Anda dapat mulai mengurangi depresi dan mengalami perasaan-perasaan yang lebih besar akan harga diri jika Anda mengubah pikiran Anda pada pola yang lebih positif dan  realistis.

 

 

 


=====================================

>>> Propolis Melia Nature Untuk Mengatasi Depresi dan Penyakit Lainnya, Klik Detail Disini!!
=====================================


This entry was posted in Depresi and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>