Cara Mengatasi Depresi Ringan

Depresi merupakan salah satu masalah psikologis yang disebabkan karena banyak hal. Misalnya adalah karena kesehatan yang tak kunjung membaik atau menderita penyakit parah, kehilangan orang yang dicintai, atau kehilangan harga diri. Mereka yang mengalami masalah psikologis depresi biasanya akan merasa putus asa yang terlalu dalam. Dan ia merasa dirinya tidak berguna. Gejala yang ditunjukkan dari masalah depresi ini adalah insomnia, selera makan yang kurang, lelah dan tidak bertenaga, agitasi, kehilangan minat terhadap sesuatu, perasaan bersalah yang mendalam, selalu berpikir tentang kematian.

depres-ts-dalam

Depresi sendiri dibagi menjadi dua yakni, depresi akut dan depresi ringan. Depresi akut adalah depresi yang terjadi dengan gejala si penderita menjauh dari keramaian dan benar-benar tidak ada aktivitas apapun. Sedangkan depresi ringan biasanya pasien hanya merasa bersalah yang mendalam, putus asa dan beberapa gejala lainnya.

Cara mengatasi depresi ringan dilakukan dengan olahraga yang dilakukan secara rutin. Hal ini efektif bisa membantu untuk mengatasi masalah depresi ringan. Sekitar lebih dari 60% dokter di Inggris meyakinkan bahwa orang yang melakukan olahraga dibawah pengawasan akan mampu mengatasi masalah depresi pada tingkat ringan dan jga pada tingkat sedang.

Depresi ringan merupakan salah satu masalah yang kompleks. Olahraga yang dianjurkan dan disarankan oleh dokter merupakan salah satu cara mengatasi depresi ringan. Cara mengatasi depresi ringan juga bisa dimulai dengan mengubah pola makan Anda. Pola makan yang harusnya Anda terapkan adalah makanan yang mengandung kandungan bergizi untuk tubuh. Makanan yang bisa membantu untuk mengatasi depresi adalah selenium. Seseorang yang kurang mengonsumsi selenium bisa mengalami kecemasan yang berlebihan dan juga depresi. Oleh sebab itu, dengan mengonsumsi kacang-kacanga, ikan tuna, gandum, atauu juga beras.

Makanan yang mengandung magnesium tinggi bisa juga membantu cara mengatasi depresi ringan misalnya seperti cokelat, biji labu, biji buang matahari, kerang dan juga buah alpukat bisa membantu untuk mengatasi masalah depresi. Cara kerjanya adalah lewat ketegangan otot yang mengalami pengurangan.

Posted in Depresi | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Depresi Pada Wanita Menopause

unduhanMenopause adalah prose salami berhentinya secara fisiologissiklus menstruasi yang beriktan dengan tindak lanjut usia perempuan. Menopause merupakan sebuah prose salami yang tidak mungkin dapat dicegah. Meski demikian, banyak perempuan yang panic dan stress menghadapinya dan dini biasanya disebut dengan depresi pada wanita menopause. Menopause yang rata terjadi pada wanita antara usia 40-50 tahun ini akan mengalami beberapa perubahan biologis yang secara khusus meliput penurunan fungsi ovarium yang membuat prolduksi hormone seks berkurang secara signifikan. Menopause sendiri terjadi karena adanya pengurangan hormone estrogen. Sehingga menimbulkan keluhan seperti mudah berkeringat, gelisah, ketakutan, pusing, jantung berdebar-debar, sakit pada otot, badan terasa nyeri dan mudah lelah. Selain itu menopause juga menyebabkan vagina kering dan libido turun. Sehingga wanita tidak ingin melakukan hubungan seksual karena vagina yang kering membuatnya kesakitan.

Menopause juga dapat disertai oleh keluhan secara fisik maupun psikologis. Gejala fisik terdiri dari kulit menipis, kering keriput, kuku sering rusak, selaput mata kering, sariawan, gusi berdarah, rambut menipis, rontok, gairah seksual menurun, infeksi saluran kencing dan tidak dapat menahan buang air kecil. Sedangkan gejala dari depresi pada wanita menopause adalah cemas, gelisah, mudah marah, mudah terisnggung,merasa hama, sedih, tertekan, merasa bersalah dan sulit tidur, dan terkadang ingin mengakhiri hidupnya.  Perempuan yang mengalami  gejala-gejala ini dapat menimbulkan stress. Mereka akan mengalami penurunan kualitas hidup dan rasa percaya diri. Sementara jangka panjang yang dirasa adalah hilangnya kepadatan tulang yang berkelanjutan (osteoporosis). Penyakit jantung koroner, kanker usus, dan hipertensi.

Bagi sebagian wanita, depresi pada wanita menopause gangguan emosional yang dialami sputar menopause dapat timbul karena waktu tidurnya terganggu oleh keringat malam. Orang yang lelah seringkali mudah marah dan cemas. Depresi berat meski jarang terjadi dapat menyertai selama masa-masa menopause. Melakukan yoga relaksasi maupun meditasi mungkin bisa dipilih untuk meningkatkan ketenangan serta melawan kecemasan dan ketegangan. Berkonsultasilah dengan dokter jika Anda mengalami empat dari gejala seperti pola makan ekstrem, makan berlebihan atau anfsu makan hilang. Pola tidur tidak wajar. Seperti tidur terus menerus atauu imsomnia. Merasa sangat lelah atauu tidak dapat rileks. Tidak mampu menikmati aktivitas yang duku menyenangkan termasuk kehilangan gairah seksual. Kelelahan berat atau kehilangan energi. Merasa tidak berharga dan menyalahkan diri sendiri. Sulit berkonsultasi, mengingat dan mengambil keputusan. Berpikir tentang kematian, bunuh diri, atau percobaan bunuh diri.

Untuk mencegah dampak negative menopause, perlu terapi yang tepat. Terapi tepat ini digunakan untuk mengatasi gejala-gejala menopause sehingga setiap perempuan yang memasuki masa menopause tetap nyaman dan menikmati kehidupannya pada masa tersebut. Terapi yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan tambahan hormone estrogen. Pemberian hormone tersebut terbukti dapat menurunkan angka kejadian jantung koroner, mencegah patah tulang dan kanker usus.

Posted in Depresi | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Depresi Pada Anak

Depresi berbeda dengan penyakit fisik, sulit dideteksi. Terkadang orangtua tidak menyadari anaknya mengalami depresi. Bagaimana depresi pada anak ?

depresi-pada-anak

Anak memiliki faktor ketergantungan yang besar terhadap lingkungan luar, terutama dari ibunya. Anak membutukan kasih sayang yang tdak hanya diucapkan dengan perkataan namun juga melalu sentuhan kasih dan komunikasi. Jika kasih sayang itu tidak ada, akan menimbulkan depresi pada si anak.

Menurut Dr. Gitayanti Hadiukusuma, Sp.KJ (K) Psikiater anak Departemen Psikiatri FKUI-RSCM , saat seorang anak berusia 4 bulan sudah dapat terkena depersi. Anak yang mengalami depresi ini disebut dengan depresi matternal, yakni anak yang kehilangan sang ibu baik secara fisik maupun emosional.

Bila anak mengalami depresi, gejala depresi dapat dilihat secara kasat mata. Biasanya anak berbicara monoton, cenderung datar, dan kehilangan minat terhadap sesuatu. Anak tak lagi tertaik bermain dan lebih suka memilih untuk menyediri. Meski begitu, ada juga anak yang menunjukkan gejala hiperaktif, bandel luar biasa dan sikap yang tidak biasanya sebagai tanda bahwa ia mengalami depresi. Anak yang mengalami depresi akan berakibat fatal terhadap tumbuh kembangnya anak cenderung mengalami gagal tumbuh. Pada bayi lebih berbahaya, karena dapat menyebabkan keterlambatan fungsi motorik.

Depresi pada bayi dan anak ditandai dengan beberapa fase. Fase pertama adalah fase protes dimana anak atau bayi akan selalu menangsi dan uring-uringan. Fase kedua adalah disapears atau putus asa yang menjadi awal mula depresi yang sesungguhnya. Anak mulai tidak mau makan, perkembangan anak terlambat dan gagal tumbuh bahkan kemungkinan terburuk adalah meninggal. Fase ketiga detouch, dimana anak sudah tidak mengharapkan dan tidak mau lagi mengenali sosok figur orangtua.

Penyebab anak depresi sebagian besar karena faktor lingkungan dan sedikit sekali yang disebabkan oleh faktor genetik. Anak-anak yang dilanda depresi memiliki pandangan buruk memiliki pandangan buruk mengenai diri sendiri dan dunianya. Anak merasa bahwa orangtuanya tak sayang lagi. Dalam ingatannya, anak masih menyimpan kejadian dan perlakuan masa lalu dari orangtuanya. Anak mengalami sakit hati yang membekas dan terkadnag dibesar-besarkan. Awalnya, anak akan menyalahka orang lain, namun lama-kelamaan akan menyalahkan dirinya sendiri secara berlebihan. Merasa buruk, tidak layak dicintai, dan layak dijauhi, itulah persepsi anak yang terkena depresi.

 

Posted in Depresi | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Gangguan Depresi

unduhanGangguan depresi yang ditangani da[at sembuh dengan sendirinya pada k.l. 80% dari kasus setelah rata-rata 6-12 bulan, tetapi dengan resiko kambuh dengan cepat dan menjadi kronisnya penyakit. Kesulitan di sini pun sama dengan suasana pada schizophrenia, yaitu seringkali tidak adanya keinsafan sakit pada pasie. Dengan penanganan psikoterapi dan antidepresiva progress penyakit agak membaik, separuh dari penderita sembuh dalam 3-4 bulan. Adalah penting untuk jangan membebankan diri  terlalu berat, mempertahnkan struktur aktivitas setiap hari dengan kontak social dan gerak badan secukupnya, bahkan kalau bisa tetap melakukan pekerjaan rutin.

Pilihan obat pada gangguan depresi umumnya ATC (Anti depresiva TriCyclis) sebaiknya digunakan bila terdapat gejala ekstrapiramidal atau jika serentak minum obat antipsikotika atau NSAIDs. Obat-obat generasi ke-2 (SSRIs) sebaiknya diberikan bila ada keluhan jantung (setelah infark, jantung lemah, aritmia), sukar buang air besar dan glaucoma.  Gangguan depresi hebat selalu harus ditangani dengan dukungan social dan psikoterapi, bersama antidepresiva terutama yang bersifat keturunan dan yang menunjukkan gejala vital. Tujuan psikoterapi adalah merubah pikiran dan sikap negative dari pasien dengan pandangan yang lebih realistis mengenai dirinya sendiri dan dunia luar. Tertama terapi perlakuan cognitive ternyata efektif, yaitu suatu bentuk penanganan psikologis, pada mana pasien dipelajari menemukan pola-pola negative dari cognisi dan merubahnya. Juga menganalisa pikiran-pikiran negative yang dari sudut psikologis  merupakan inti dari depresi, seperti misalnya keluhan ;saya memang orang yang selalu gagal’ atau ‘segala sesuatu yang saya berbuat senantiasa salah’ dan ‘semua orang benci kepada saya’. Kalau sudah dipastikan dengan jelas bahwa penanganan dengan hanya antidepresiva adalah kurang efektif dari pada penaganan yang sama dalam kombinasi  dengan psikoterapi.

Bila gangguan depresi disertai rasa takut atau kegelisahan, sering kali ditambahkan suatu benzodiazepine untuk k.l 4 minggu. Setelah waktu itu, kerja anxiolitis dari obat antidepresi sudah menjadi nyata dan tranuilizer tidak diperlukan lagi. Bila ATC dan SSRIs kurang memberikan hasil, maka dapat ditambahkan litium  atau diganti seluruhnya dengan molobemida.

Terapi depresi dilakukan dengan counseling supportive yakni menemukan hal-hal yang positif dalam diri pasien. Semua penderita depresi selalu lebih melihat jal negative falam pribadinya dan menyalahkan diri. Ini perlu diubah supaya menilai diri lebih rasional. Dengan penilaian yang lebih rasional, maka tekanan kepada jiwa serta ketegtangannya akan berkurang sekaligus perasaan terhadap diri lebih senang.  Penderita depresi yang disebabkan trauma psikis yang berat misalnya kehilangan orang yang dicintai, rugi atau terttipu dalam perusahaan atau konflik berat dengan orang dekat perlu diberi kesempatan untuk katarsis atau mencurahkan semua penderitaannya. Juga diupayakan  sekaligus membantu pemecahan masalah. Walau dalam banyak kasus kemampuan terapis sangat terbatas. Kadang-kadang masalah yang dihadapi berisfat rahasia sehingga pasien cenderung menutupi masalahnya. Dalam keadaan demikian pembicaraan tentang materi masalah terbatas superficial. Untuk itu perlu didapatkan  teknik konseling yang tepat sehingga pasien lebih terbuka dan masalah atau konflik bisa dipecahkan.

Posted in Depresi | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Masalah Depresi

Pada suatu saat, hampir semua orang mengalami beberapa bentuk depresi. Dalam kenyataan. Depresi adalah kondisi kesehatan mental yang tersebar luas. Masalah depresi merupakan masalah social dan pribadi yang signifikan. Bila Anda tertekan,  Anda merasa lelah, kecil hati, sedih dan tanoa harapan-seolah-olah Anda terjebak dalam waktu. Mungkin Anda mengalami kekecewaan, luka emosional, apatis, dan mengalami masalah dengan tidur dan makan. Ada dua klasifikasi dari masalah depresi klinis biologis (mengakar dalam kimia tubuh dan membutuhkan pengobatan) dan psikologis (berdasar pada faktor-faktor emosional). Gejala-gejalanya  sedikit berbeda. Depresi merupakan suatu kekacauan emosional yang serius.

Pikiran-pikiran bunuh diri, dan bahkan pecobaan-percobaan bukan hal yang tidak umum dengan masalah depresi. Perubahan-perubahan emosi dan tingkah laki yang terjadi sering disertai dengan keyakinan orang yang tertekan bahwa ia tidak mampu dan tanpa dinilai, bahwa dunia berbahaya, dan oleh sebab itu hidup adalah tanpa harapan. Pola pikiran ini mengarah pada beberapa orang yang tertekan untuk  mempertimbangkan bunuh diri.

depres-ts-dalam

Perasaan-perasaan yang menyertai depresi mungkin  memenjarakan Anda dari mencari bantuan yang Anda butuhkan. Mungkin Anda merasa malu dan takut ditolak. Bila masalah depresi berlanjut untuk sementara waktu, mingkin Anda malu atau gelisah dan mencoba untuk menjaga orang lain menyadari bahwa Anda tertekan. Secara tidak menguntungkan, ini dapat menunda tindakan yang diperlukan untuk penyembuhan.  Gejala yang paling umum  dari depresu adalah ketidakmampuan membebaskan dari kegelisahan dan suasana-suasan yang tertekan, mungkin Anda merasa seduh, menangis atau Anda tiak mampu menangis. Mungkin Anda berpikir “saya tidak bahagia dan selali merasa muram.”

Masalah depresi mempunyai sejumlah gejala yang berdampak pada tindakan-tindakan , perasaan-perasaan, pikiran-pikiran, dan proses tubuh.  Gejala-gejala fisik cederung untuk menyertai depresi biologis waktu menjawab lebih lambat, perub ahan nafsu makan atau berat badan, maqsalah-masalah tidur, kehilangan ketertarikan atau kesenangan dalam aktivitas-aktivitas biasa (termasuk seks).

Gejala-gejala yang umumnya dikaitkan dengan depresi psikologis termasuk perasaan-perasaan putus asa, kurang percaya diri, dan layak diri, pemikiran negative, distorsi-distorsi kognitif, memandang dan memjusatkan perhatian pada hal-hal yang negative, kebimbangan pikiran-pikiran bunuh diri. Hal yng umum bila merasa sedih , apatis, khawatir dan seringkali merasa salah. Proses pikiran itu didominasi  oleh pandanga negative pada diri sendiri, dunia dan orang lain.

Beberapa gejala mungkin menyertai dua tipe depresi : konsentrasu yang buruk dan ingatan yang burik (pelupa),  hipokandria, penyalahgunaan obat/alkohol; kepekaan emosi yang berlebihan, dan suasana hati yang cepat berubah.  Bila Anda merasa tertekan atau gelisah, Anda cenderung untuk berpikir tentang diri sendiri dan hidup Anda secara negative, pesimis. Pola-pola pikiran Anda yang negative, sesungguhnnya mempengaruhi Anda merasa lebih tertekan dan lebih gelisah. Memikirkan masalah-masalah dengqan cara ini agaknya menambah depresi. Keyakinan-keyakinan dan pikiran-pikiran Anda merupakan pengaruh  yang sangat kuat dalam menciptakan dan menentukan perasaan-perasaan Anda. Anda dapat mulai mengurangi depresi dan mengalami perasaan-perasaan yang lebih besar akan harga diri jika Anda mengubah pikiran Anda pada pola yang lebih positif dan  realistis.

 

 

 

Posted in Depresi | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penanganan Depresi

Beberapa keluhan seperti nafsu makan berkurang, sulit tidur, keinginan bunuh diri, pesimis, harga diri turun, konsentrasi dan perhatian menurun, merasa tidak berguna, gangguan pencernaan busa jadi menjadi gejala-gejala depresi. Agar depresi bisa ditanggulangi, depresi harus dideteksi sejak dini. Jika depresinya tergolong ringan, tak perlu langsung menemui tenaga profesional, seperti psikiater.

Sebagai langkah awal bisa diatasi dengan bantuan nonprofesional. Penyaluran depresi yang baik adalah mulai membiasakna untuk mengenali suasana perasaan dan proses pikir. Dengan begitu, anda mulai berani mengutarakan perasaan atau suasana pikiran kepada orang terdekat, seperti suami, keluarga maupun teman. Selain itu sisakan waktu bagi diri sendiri untuk melakukan sesuatu yang menyenangkan. Saat itulah hormon-hormon yang keseimbangannya terganggu akibat tekanan atau ketegangan, mengalami pemulihan. Namun, bila depresi belum teratasi, berobat sejak dini lebih dianjurkan.

Depresi pada wanita bisa terjadi sejak usia 25-44  tahun. Depresi adalah penyakit yang mudah diobati. Lebih dari 80 persen orang dengan depresi dapat diterapi dengan sukses melalui obat-obatan, psikoterapi ataupun keduanya. Jika depresi tidak segera diatasi, maka akan timbul masalah yang lebih kompleks biak secara medis, psikologis maupun sosial. Sehingga bisa menghambat pekerjaan dan makin rentan terhadap berbagai penyakit.

 

Posted in Depresi | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Depresi Pada Kaum Wanita

Wanita lebih mudah terkena depresi, bahkan angkanya dua kali lipat lebih banyak ketimbang laki-laki. Depresi bukanlah kelemahan, kemalasan, atau bagian normal dari wanita, depresi adalah suatu gangguan medik yang memerlukan pengobatan. Depresi pada wanita umumnya antara lain pengaruh hormonal. Hormon tidak stabil selain dikarenakan siklus haid, wanita akan menjadi rentan depresi bila memiliki riwayat keturunan depresi. Dan, satu lagi pemicunya adalah pengaruh sosial budaya.

Depresi muncul akibat kombinasi beragam hal. Faktor eksternal yang muncul misalnya konflik keluarga, konflik interpersonal, kehilangan teman atau keluarga, perubahan musim, akibat obat-obatan (antihipertensi, kontrasepsi oral, kortikosteroid) serta alkohol dan akibat penyakit medis seperti stroke atau parkinson.

Faktor internal yang bisa memperngaruhi munculnya depresi antara lain pengalaman buruk masa lalu, kepribadian seseorang yang memang buruk (mudah mengkritik diri sendiri, mudah khawatir, pemalu, sensitive), akibat melahirkan, menopause, dan faktor keturunan yang menyebabkan terjadinya perubahan kimia dalam otak.

 

Posted in Depresi | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Depresi Menstruasi

Sindrome pra-menstruasi atau PMS adalah sekumpulan gejala yang tdiak nyaman, menyakitkan dan menganggu yang menyerang beberapa wanita sebelum haid. Sekitar 20 persen wanita menderita sindrom ini. Berdasarkan sebuah survey separuh penderita PMS  sangat menderita sehingga mereka harus absen sekolah atau cuti sekolah.

Sindrom PMS biasanya terjadi 7 hari sampai dua minggu menjelang haid. Penyebabnya tidak diketahui, meskipun ada teori yang mengatakan karena adanya kekurangan kalsium ataupun hormon. Namun hipotesis yang bisa dijadikan pegangan adalah terjadinya ketidakseimbangan hormon yaitu berlebihnya hormon progesteron dan estrogen sehingga terjadi penumpukan yang pada akhirnya menimbulkan berbagai keluhan. Sindrom PMS sangat menganggu aktivitas sehari-hari dan sangat emnurunkan kulitas hidup penderitanya. Juga berdampak negatif terhdap hubungan teman, keluarga, aktivitas, sosial, dan produktivitas.

Sampai saat ini tidak diketahui mengapa ada wanita yang mengalami dan ada pula yang tidak mengalami. Bahkan ada pula wanita yang mengalaminya hingga berat dan menjadi depresi sehingga mengatasinya membutuhkan bantuan psikiatri.  Sindrom PMS ini kini diterima secara luas sebagai suatu kelainan medis nyata yang menyerang wanita selama masa suburnya. Sekitar 20-40 persen wanita mengalami sindrom ini dan sekitar 3-5 persen gejalanya cukup berat.

PMS dapat menimbulkan gejala fisik dan psikologis yang paling sering ditemui adalah perasaan putus asa, pikiran mencela diri sendiri, cemas, tidak tenang, perasaan tiba-tiba sedih atau menangis. PMS juga bisa menimbulkan gejala lain semisal marah-marah, menurunnya minat beraktivitas, kesuliatn berkonsentrasi, mudah lelah dan kehilangan tenaga, nafsu makan bertambah dan insomnia. Sementara gejala fisik paling sering dikeluhkan wanita adalah nyeri atau pembengkakan payudara, nyeri kepala, sendi atau otot, sensasi kembung dan kenaikan berat badan.

Tidak semua memerlukan pertolongan medis untuk PMS dan seringkali gejalanya cukup dikendalikan dengan perubahan pola makan dan gaya hidup. Terjadinya PMS juga diduga karena adanya resistensi cairan. Oleh karena itu mengatasinya dengan diberikan hormon progesteron yang bisa mencegah resistensi cairan seperti dirinon dan KB Yas.

Posted in Depresi | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Depresi Bipolar

Gangguan bipolar adalah penyakit otak serius yang menyebabkan anak mengalami perubahan ekstrim dalam suasana perasaan. Suasana perasaan yang diwarnai oleh dua kutub perasaan meningkat atau manik dan perasaan menurun atau depresi dahulu ini sering disebut sebagai manik depresi namun sekarang secara resmi disebut sebagai gangguan bipolar. Anak dengan gangguan bipolar mengalami perubahan suasana perasaan mulai dari kebahagiaan atau euforia dan putus asa yang mendalam atau cenderung murung.

Gangguan bipolar memerlukan perhatian yang serius karena merupakan gangguan kejiwaan yang kronis dan ditandai dengan perubahan suasana hati yang ekstrem. Anak dengan gangguan ini beresiko merusak diri sendiri dan bisa berakhir dengan kematian akibat bunuh diri.

Bukan hanya orang dewasa gangguan bipolar juga bisa terjadi pada anak-anak. Namun kebanyakan pasien bipolar baru didiagnosis saat beranjak dewasa. Ini karena anak-anak tidak dapat mengekspresikan perasaannya dan hanya menunjukkan gejala bipolar lewat perilakunya. Jika anak berperilaku tidak seperti anak-anak lain pada umumnya, terlihat mengalami perubahan suasana hati yang ekstrem, mungkin bukan sekedar kenakalan biasa, sebaiknya orangtua cepat tanggap dan membawanya ke psikiater.

Gangguan bipolar disebabkan oleh faktor gen atau genetik yang berperan cukup besar yakni 70% oleh karena itu tidaklah heran bila di dalam keluarga orang dengan gangguan bipolar, saudara-saudara tingkat (orangtua, anak, saudara) lebih cenderung  memiliki gangguan mood darpada anggota keluarga  dari mereka yang tidak memiliki gangguan bipolar. Studi kembar menunjukkan bahwa jika salah satu kembaran memiliki gangguan mood, kembar identik adalah sekitar tiga kali lebih mungkin dibandingkan kembar fraternal memiliki gangguan mood juga.

Neurotransmitter, juga sebagai kemungkinan lainnya penyebab gangguan bipolar, beberapa studi menunjukkan bahwa tingkat rendah atau tinggi suatu neurotransmitter (zat pengantar di otak) tertentu seperti : serotonin, neropinefrin, atau dopamin adalah penyebabnya. Penelitian lain menunjukkan bahwa ketidakseimbangan zat ini adalah penyebab perubahan mood.

Posted in Depresi | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Depresi Post Partum

Pada beberapa hari setelah melahirkan, pada beberapa ibu merasakan gangguan depresi yang sifatnya ringan, mereka punya waktu-waktu sulit berkonsentrasi, kehilangan nafsu makan, gangguan tidur dimana mereka tidak bisa tidur meskipun bayi sudah tertidur. Akan tetapi ada beberapa wanita mempunyai gejala-gejala depresi yang lebih berat dan berlangsung lebih lama. Kondisi seperti ini sering disebut dengan depresi post partum (depresi setelah melahirkan).

Depresi dapat disembuhkan dengan pemakaian obat-obatan, terapi kognitif, atau konseling dan atau kombinasi keduanya. Juga merupakan hal penting bagi penderita untuk merawat diri sendiri dengan baik, latihan olahraga teratur dan diet makanan sehat. Konsultasi secara pribadi mungkin dapat membantu jika depresi yang dialami masih dalam skala depresi ringan.

Obat-obat anti depresi (antidepressant) sangat efektif dalam pengobatan depresi. Ada banyak macam obat anti depresi dan dokter akan memberikan obat depresi yang tepat kepada penderita. Pengobatan depresi hanya menggunakan obat atau hanya dengan konsultasi atau kombinasi keduanya akan membantu bagi kebanyakan wanita dengan gangguan depresi.

Hal-hal yang tidak boleh dilakukan saat mengalami depresi :

  • Jangan kucilkan diri anda, tetap selalu berhubungan dengan seseorang yang anda cintai dan teman-teman anda, penasihat spiritual anda, juga dokter.
  • Jangan membuat keputusan-keputusan besar seperti perceraian atau perpisahan karena pada saat depresi anda mungkin tidak berpikir dengan jernih. Jadi keputusan yang anda buat pada saat depresi mungkin bukan keputusan yang terbaik buat anda.
  • Jangan salahkan diri anda karena depresi anda, karena bukan anda penyebab depresi yang anda derita.
  • Jangan takut akan perasaan tidak merasa baik dan sehat pada saat ini
  • Jangan menyerah dan putus asa
  • Sering berolahraga untuk membuat anda merasa lebih baik, olahraga juga akan memberikan anda lebih banyak energi
  • Makan dengan makanan seimbang dan diet sehat
  • Istirahat cukup
  • Minumlah obat anti depresi anda atau lakukan konsultasi sesering mungkin seperti yang dokter sarankan. Obat antidepresant anda tidak akan bekerja jika anda meminumnya hanya satu kali saja
  • Tetapkan tujuan kecil untuk diri anda, karena pada kondisi depresi anda mungkin dalam kondisi kurang bertenaga
  • Dapatkan informasi sebanyak mungkin tentang depresi dan bagaimana mengobatinya.
  • Segera hubungi dokter anda atau pusat-pusat yang menangani pencegahan bunuh diri setempat jika anda mulai berpikir tentang bunuh diri.
Posted in Depresi | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment